
Berita Fakta Online
JAKARTA, 8 Oktober 2026 – Polisi menggerebek sebuah rumah dinas di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, yang diduga digunakan sebagai tempat operasional judi online pada Minggu (4/10/2026). Sebanyak 11 orang diamankan dalam penggerebekan tersebut.
Polisi Gerebek Rumah Dinas di Cijantung
Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB di sebuah rumah yang berada di Jalan Sederhana 7, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Polisi bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di rumah tersebut. Penggerebekan kemudian dilakukan oleh tim khusus dari jajaran Polda Metro Jaya.
Kanit Reskrim Polsek Pasar Rebo AKP Lilik Budiyanto mengatakan, sejumlah orang yang berada di lokasi langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan.
Dari lokasi, polisi juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas operasional judi online. Barang bukti tersebut terdiri atas 32 unit komputer PC, 14 telepon seluler, serta sembilan lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP).
11 Orang Diamankan dan Diperiksa
Sebanyak 11 orang yang diamankan selanjutnya menjalani pemeriksaan untuk mendalami aktivitas yang berlangsung di rumah tersebut.
Polisi masih melakukan penyelidikan guna mengetahui peran masing-masing orang yang diamankan serta memastikan bentuk aktivitas judi online yang diduga beroperasi dari lokasi tersebut.
Hingga kini, proses pemeriksaan masih berlangsung. Polisi juga masih mendalami asal-usul dan penggunaan berbagai perangkat elektronik yang ditemukan dalam penggerebekan.
Rumah Disebut Milik Pejabat TNI
Rumah yang digerebek tersebut disebut merupakan rumah dinas milik Kepala Seksi Intelijen Garnisun Tetap (Kasi Intel Gartap) 1 Jakarta, Letkol Inf Arman Jab.
Rumah itu diduga disewakan kepada pihak yang kemudian menggunakan lokasi tersebut untuk aktivitas judi online. Namun, dugaan mengenai keterlibatan pemilik rumah maupun anggota TNI dalam aktivitas tersebut masih dalam proses pemeriksaan.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas membenarkan adanya penggerebekan rumah dinas tersebut.
Menurut Nas, pihak yang diduga berkaitan dengan rumah itu masih dimintai keterangan oleh aparat untuk mendalami perkara.
“Terduga sedang menjalani pemeriksaan,” ujar Nas saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (7/10/2026).
KSAD Tegaskan TNI Akan Bertindak
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut merespons penggerebekan tersebut.
Maruli mengatakan, TNI akan mengambil tindakan apabila nantinya ditemukan anggota TNI aktif yang terbukti memfasilitasi rumah dinasnya untuk aktivitas judi online.
Menurut dia, laporan mengenai dugaan keterlibatan anggota TNI dalam aktivitas ilegal akan ditindaklanjuti secara tegas.
“Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas,” kata Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Kasus Masih Dalam Penyelidikan
Polisi masih mendalami perkara tersebut, termasuk aktivitas yang berlangsung di rumah dinas KPAD Cijantung dan keterlibatan 11 orang yang diamankan.
Penyidik juga perlu memastikan hubungan antara pemilik rumah, pihak yang menyewa rumah, serta para operator yang ditemukan di lokasi.
Dengan demikian, keterlibatan pihak tertentu dalam operasional judi online tersebut belum dapat disimpulkan sebelum proses pemeriksaan dan penyelidikan selesai.
Penulis : Amanda
Artikel dengan judul : Judi Online di Rumah Dinas TNI Cijantung, 11 Orang Diamankan
Pertama Terbit di : PULBAKET | Berita – Investigasi – CEPAT – TEPAT- AKURAT : Media Informasi Kajian Data Investigasi Yang Berimbang Objektif Profesional dan Independen


